INFUSBERITA - Kairo: Sedikitnya delapan pemimpin senior Ikhwanul Muslimin di Mesir ditangkap di Bundaran Rabiah Al-Adawiyah di dekat Kota Nasr di Kairo, selama operasi oleh polisi untuk membubarkan pendukung presiden tergulin Mohamed Mursi, kata TV resmi, Rabu (14/8).
Pemimpin Ikhwanul Muslimin yang ditangkap meliputi Essam Al-Erian, Wakil Ketua Partai Kebebasan dan Keadilan gerakan itu (FJP), Mohamed Al-Beltagi, seorang anggota senior, Safwat Hegazi, seorang tokoh agama, dan Juru bicaranya Ahmed Aaref.
Pekan lalu, haksa penuntut umum Mesir menyerahkan El-Beltagi dan Hegazi ke pengadilan pidana dengan dakwaan berusaha membunuh dua polisi, demikian
laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi.
Mereka dituduh menculik dan menyiksa kedua polisi tersebut di Bundara Rabiah Al-Adawiyah. Pasukan keamanan telah sepenuhnya menguasai bundara itu, yang telah dipantang sebagai lokasi utama aksi duduk pendukung Mursi sejak presiden terpilih Mesir tersebut digulingkan pada 3 Juli.(Ant)